Alat Anti Pemerkosaan Buatan Mahasiswa India

Semakin maraknya kasus pemerkosaan di India membuat para mahasiswa  Negara Bagian Chennai mencetuskan ide pembuatan Alat Anti Pemerkosaan yang diberi nama Society Harnessing Equipment (S.H.E.). Alat ini memang belum menjamin pasti terhindarnya seorang wanita dari ulah para hidung belang yang mencoba melakukan pemerkosaan, namun setidaknya dengan alat yang telah dilengkapi alat pelacak GPS ini, diharapkan dapat menjadi "solusi instan" dari serangan pemerkosaan.

Para mahasiswa India ini juga melengkapi Alat Anti Pemerkosaan ini dengan kejutan listrik berdaya 3.800 kilovolt, yang cukup bisa melumpuhkan seseorang hingga pingsan (layaknya polisi membuat takluk penjahat). 

Desain pembuatan alat anti pemerkosaan ini dibuat seperti baju tidur dengan ada beberapa kawat di bagian buah dada. Kawat tersebut dialiri listrik ke sebuah sirkuit di dalam pakaian tersebut. Ketika ada yang mencoba berbuat asusila, menyerang dan menekan tubuh perempuan tersebut maka aliran listrik dapat bekerja otomatis dan melumpuhkan calon pemerkosa pada saat itu juga.
tersebut.

Pelopor pembuat alat anti pemerkosaan ini adalah Trio Mahasiswa Universitas di Chennai India. Mereka mengatakan bahwa ide inovasi tersebut dipicu dari ulah penyerangan brutal terhadap seorang gadis mahasiswa berumur 23 tahun dan pemerkosaan tersebut dilakukan beramai-ramai di sebuah bus Desember lalu. Salah seorang mahasiswa tersebut bernama Rimpi Tripathi menyatakan bahwa produk tersebut tidak hanya melindungi seorang wanita, alat ini juga akan memberikan hukuman instan bagi pelaku serangan. "Kami ingin memberikan solusi, solusi instan, serta hukuman di tempat pada waktu itu juga, agar hal ini dapat mencegah orang yang mencoba memperkosa perempuan, memberikan kejutan dan membuat takut calon pelaku yang lain". Tambahnya lagi dia katakan "Siapapun orangnya diharapkan tidak akan pernah lagi berniat memperkosa atau menyentuh perempuan dengan niat jahat".

Salah seorang pelopor alat ini Niladri Basubal juga menambahkan bahwa kejutan awal alat ini mampu melumpuhkan penyerang dan akan diikuti dengan serangkaian kejutan listrik, sampai 82 kali untuk memastikan penyerang menghentikan aksinya. Saat ini para mahasiswa India ini sedang bekerja untuk memastikan produk ini tahan air dan dapat dihubungkan dengan telepon selular lewat Bluetooth.

Sumber: Voa